Bercocok Tanam Jeruk Sangat Menjanjikan Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Pakpak Bharat-TM
Masyarakat secara umum yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat adalah petani, sudah ada beberapa keluarga yang melirik bercocok tanam jeruk manis, diantara mereka yang sudah berhasil mengakui sangat puas akan hasilnya tersebut. Bercocok tanam jeruk manis memang membutuhkan buaya yang besar, tetapi yang paling utama adalah ketekunan dan keseriusan dalam mengelola jeruk tersebut, artinya petani dapat berkomunikasi dengan tanaman tersebut, petani harus mengetahui apa yang dibutuhkan oleh tanaman.
Ungkapan diatas diceritakan oleh Kasiman Berutu (TKJ), masyarakat Desa silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, sudah beberapa kali panen jeruk, dia menanam jeruk tahun 2009 yang lalu, jumlah jeruknya sekitar 200 batang.
Untuk sekarang ini Pak Kasiman Berutu sudah dapat menggunakan hasil jeruk untuk menyekolahkan anaknya yang kuliah di Medan, sisanya dapat juga untuk keperluan keluarga serta untuk keperluan perawatan tanaman jeruknya.
Pak Kasiman Berutu, juga mengakui kalau bercocok tanam yang sudah dilakukan tetapi tidak dapat dihandalkan untuk menutupi kebutuhan kebutuhan keluarga, apalagi untuk jenjang yang lebih tinggi termasuk menyekolahkan anak di Perguruan Tinggi.
Untuk saat ini bercocok tanam jeruk manis sangat menjanjikan, untuk meningkatkan taraf perekonomian keluarga. (MB)

Jenazah Korban Longsor

Sejumlah anggota TNI mengangkat jenazah korban longsor, di Daerah Kapuang Dadok, Nagari Sungai Batang Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Minggu (27/1). Sedikitnya enam orang meninggal dunia, 17 orang masih dinyatakan hilang dan 12 unit rumah tertimbun material dalam musibah tanah longsor tersebut.

KOMISI PUBLIK DUKUNG MUATAN LOKAL BUDAYA PAKPAK

Pakpak Bharat-TM
Meski selama ini seolah dianggap urgen, namun penerapan Muatan Lokal kebudayaan Pakpak mendapat dukungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Ekonomi Rakyat, Lestari Budaya dan Advokasi Kebijakan Publik (Komisi Publik) sebagaimana telah ditempuh Himpunan Mahasiswa Pakpak Indonesia (HMPI) pimpinan Fitrianto Berampu disekolah sekolah yang ada di tanah pakpak.
Sekjen Komisi Publik Janifer Boangmanalu, menyebutkan yang ditempuh HMPI upaya serius dalam menampik kekhawatiran terjadinya pergeseran budaya Pakpak atas keluar masuknya orang dan budaya lain ke tanah Pakpak.
Kopmisi Publik meminta Dinas Pendidikan serius melakukan kajian dan perencanaan teknis penerapan mulok tersebut (BREM).

DPC PARTAI DEMOKRAT PAKPAK BHARAT ADAKAN SOSIALISASI TERBUKA

Pakpak Bharat-TM
Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Pakpak Bharat, Kamis, 07 Februari 2013 bertempat di Kantor DPC Partai Demokrat di Napasengkut mengadakan sosialisasi terbuka tentang syarat bakal calon anggota legislatif atau DPRD kab/kota, syarat tersebut bersumber dari versi KPU yaitu undang-undang no. 08 tahun 2012 serta versi partai demokrat menurut surat keputusan no. 172. Seluruh materi disampaikan langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA. Semoga partai demokrat kabupaten pakpak bharat dapat melahirkan wakil masyarakat yang benar benar memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendukung visi dan misi partai demokrat.

PENYERAHAN DANA PROGRAM KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM BENTUK BEASISWA UNTUK SISWA MISKIN DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT

PENYERAHAN DANA PROGRAM KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM BENTUK BEASISWA UNTUK SISWA MISKIN DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT

 NY. MADE TIRTA R.Y. BERUTU :   JANGAN JADIKAN LABEL MISKIN SEBAGAI KETERBATASAN       

 Pakpak Bharat-Tribun Merdeka

 Tidak putus-putusnya kepedulian Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat kepada masyarakat, khususnya yang berada di garis kemiskinan. Kali ini kepedulian itu diberikan berupa penyerahan Dana Program Kesejahteraan Sosial dalam bentuk beasiswa untuk siswa miskin, yang secara simbolis diserahkan oleh Ketua TP Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Ny. Made Tirta Remigo Y. Berutu, S.Sos di Gereja GKPPD Lae Langge, Desa Lae Langge Namuseng, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu sore (17/10). Penerima secara simbolis pada kesempatan tersebut yaitu Vera br. Tumangger dan Frengki Berutu dari Desa Lae Langge Namuseng.

Dalam bimbingan dan arahannya, Ny. Made Tirta meminta kepada semua pihak agar tidak menjadikan label “miskin” sebagai bentuk keterbatasan. “Selama kita punya mimpi yang akan kita kejar, kita punya kemampuan untuk merubah nasib. Bekerja keraslah untuk meningkatkan penghidupan kita”, tambah beliau lagi.

Ka. Dinas Sosnakertrans, Manurung Naiborhu, S.Pd, selaku leading sector kegiatan ini ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa bantuan ini juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam mendistribusikannya. Penerima bantuan ini sebanyak 20 orang siswa miskin dengan masing-masing menerima Rp. 1,5 juta. Tanpa disangka-sangka Ny. Made Tirta secara langsung memberikan tambahan bagi masing-masing penerima sebanyak Rp.300 ribu sehingga total penerimaan dari masing-masing siswa miskin sebanyak Rp. 1,8 juta.

Bantuan Pintu Untuk Program Bedah Rumah

Pada kesempatan tersebut Ny. Made Tirta Remigo Y. Berutu, S.Sos juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah yang mendapat bantuan program bedah rumah di Kecamatan STTU Julu. Kunjungan ini dilakukan oleh beliau dalam rangka memberikan tambahan bahan bangunan berupa pintu rumah masing-masing 1 buah untuk 80 rumah yang sedang dalam proses bedah rumah se-Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun 2012.

“Saya melakukan hal ini karena ketika berkomunikasi dengan pihak Dinas Sosnakertrans sebelumnya, terlihat masih ada bahan bangunan yang perlu ditambah seperti pintu rumah ini”, tandas beliau.

Ka. Dinas Sosnakertrans, Manurung Naiborhu, S.Pd, berharap kepedulian yang dilakukan Ketua TP PKK ini layak untuk dicontoh. “Semoga dengan kepedulian Ibu Made Tirta, banyak pihak yang tergerak hatinya untuk membantu kegiatan-kegiatan sosial seperti ini”, ujar Kadis menutup pembicaraan. (MB)

 

 Image

Keterangan Gambar :

Ny. Made Tirta Remigo Y. Berutu, S.Sos melakukan kunjungan ke rumah-rumah yang mendapat bantuan program bedah rumah di Kecamatan STTU Julu. (Tribun Merdeka/MB)